Tugas Asli dalam Berbasis
Standar Dunia
Standar
kurikulum membimbing instruksi tapi tidak merepresentasikan semua dan menjadi
akhir dari matematika sekolah.Masalah Pertemuan Makan Siang sebagai contohnya.
Masalah Pertemuan Makan Siang ini mencari tempat dengan jarak yang sama dari
tiga tempat lainnya.Mulanya siswa menjawab Colombus yang berada ditengah ketiga
tempat tapi dengan sofware IGS mereka menemukan Paskerburg, Virginia Barat sebagai
solusinya.Mereka memulai dengan memilih kombinasi berbeda dari kota – kota dan
dokumen hasil kecurigaaan.
Karena
keliling lingkaran merupakan solusi, banyak siswa menganggap titik tengah
segitiga sebagai solusi dan mencarinya dengan IGS Geogebra. Lalu banyak sekali
praduga yang bermunculan, seperti ketika tiga kota membentuk segitiga tumpul
akan lebih baik bila salah satunya tetap dirumahnya.
Kami belajar bahwa
jarak total dari puncak akan menjadi minimal mengacu pada teorema Fermat. Meskipun
poin Fermat tidak diikutkan dalam Konten Standar Akademik Ohio, itu sangat penting
dan berguna dalam pengapikasian seperti yang terjadi pada penyelesaian Masalah
Pertemuan Makan Siang. Penggunaan sowfware IGS juga membuat kesempatan bagi
siswa untuk mengetes praduga yang tidak praktis, jika dengan pensil dan kertas
saja tidak memungkinkan. Sekali lagi dapat disebutkan bahwa Masalah Pertemuan
Makan Siang mengingatkan kita untuk menginterpretasikan standar kurikulum
secara luwes.
Sumber: Mathematics Teacher. Vol. 106, No 5 ° December 2012/January 2013
Pertanyaan
Terbuka
Tiap
masyarakat butuh orang yang mampu menyelesaikan permasalahan kompleks dan
menerapkan pengetahuannya pada konteks
yang bervariasi sebagaimana dia dapat bekerja kelompok dalam menyelesaikan
masalah dan mengkomunikasikan kepada penanggungjawab pendidikan matematika.
Jadi kita harus mendidik siswa untuk hidup, bukan mendidik mereka untuk menyelesaikan
tes.
Disini ada “Pertanyaan
Terbuka” yang bisa digunakan. Pertanyaan Terbuka ini adalah pertanyaan yang
bisa diselesaikan dengan berbagai cara yang fokus pada aspek konseptualnya.
Penulisan pertanyaan open ended dapat ditulis dengan berbagai cara, beberapa
disebutkan sebagai berikut.
1.
Apa yang salah dengan ini?
Pada cara ini kita menanyakan siswa kesalahan dan meminta
menjelaskan kenapa bisa salah.
2.
Buat contoh atau situasi
Pada cara ini kita memberikan siswa parameter dan
meminta mereka membuat contoh atau situasi yang sesuai parameter.
3.
Siapa yang benar dan mengapa?
Pada cara ini kita memberikan dua argumen yang berlawanan
dan meminta siswa meidentifikasi mana yang benar serta memberikan alasannya.
Terakhir,
Pertanyaan Terbuka ini dapat membantu guru fokus pada perintah dan penilaian
dari standar proses NCTM dan pada pembuatan alasan dan kepekaan, yang mana
merupakan esensi dari matematik. Lalu juga memberikan gambaran guru kesalahan
konsep yang dipelajari siswa. Terakhir, terkait dengan menjawab pertanyaan
tingkat tinggi yang diatur dalam standar proses dan fokus pada arti, siswa akan
disisapkan untuk menyelesaikan semua tes, baik di sekolah ataupun hidupnya.
Sumber: Mathematics Teacher. Vol. 107, No. 3 ° Oktober 2013
Sumber: Mathematics Teacher. Vol. 107, No. 3 ° Oktober 2013