Lukman
memberikan nasihat seperti berikut;
وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِى الْأَرْضِ مَرَحًا إِنَّ اللهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُوْرٍ
“Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong)
dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah
tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS.
Luqman; 18)
Bersikap angkuh dan sombong bukanlah termasuk akhlak mulia, oleh karena itu, Lukman menasihati putranya agar tidak bersikap sombong kepada sesama. Bahkan, merasa lebih baik dari hewan sekalipun merupakan kesombongan yang dilarang agama. Jadi, sebagai mekhluk yang dikaruniai akal pikiran oleh Allah, kita harus bersyukur atas apa yang diberikan oleh Allah kepada kita, jangan malah merasa lebih baik dari makhluk lain.
Nasihat seklanjutnya yang diberikan oleh Lukman yang tertulis dalam Al-Qur’an adalah agar bersikap lembut. Ini dalilnya:
وَاقْصِدْ فِى مَشْيِكَ وَاغْضُضْ
مِنْ صَوْتِكَ إِنَّ أَنْكَرَ الْآَصْوَتِ لَصَوْتُ الْحَمِيْرِ
“Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu.
Sesungguhnya seburuk-buruk suara adalah suara keledai.” (QS.
Luqman; 19)
Maksud dari sederhana dalam berjalan adalah tidak terlalu cepat atau terlalu pelan. Agar terlihat bagus dan anggun. Sedangkan suara keledai disebut sebagai suara yang sangat buruk karena menyerupai suara penghuni neraka.
Imam Sufyan ats-Tsauri menyebutkan “Sesungguhnya suara segala sesuatu mengandung tasbihguna mensucikan Allah, selain suara keledai.”
Semoga bermanfaat :)
Dikutip dari “Luqman Hakim Golden Ways, Cara Hidup Smart ala Luqman Hakim”.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar