Sabtu, 11 Januari 2014

Apa sih al-Hikmah itu ?


Pasti penasaran, apa sih arti al-hikmah itu?? 
Kenapa Lukman diberi gelar tersebut??
Ini sedikit penjelasannya…

Al-Hikmah, secara bahasa berarti mengukuhkan ilmu, atau amal, atau ucapan, atau ketiganya sekaligus. Dalam ayat al-Qur’an kata al-Hikmah banyak sekali disebut. Berikut ini contoh kata al-Hikmah dalam ayat al-Qur’an.
Allah SWT berfirman: 
                                                                                                            لَقَدْ ءَاتَيْنَا لُقْمَنَ  الْحِكْمَة

“Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmah kepada Lukman” (Q.S. Luqman; 12)
          Kata al-hikmah dalam ayat di atas dapat diartikan; meletakkan segala sesuatu pada tempatnya, atau selalu benar dalam berucap dan berbuat, atau kefahaman dan kecerdasan, atau mengetahui apa yang terjadi dan melakukan kebaikan. Kata al-hikmah juga bisa diartikan rangkaian kata-kata yang menjadi bahan renungan dan telah mengalir dari satu generasi ke ganerasi yang lain. Untaian kata yang bisa membuat seseorang tidak lagi melulu cinta harta duniawi bisa disebut al-hikmah. Atau kemampuan memahami hakikat sesuatu sesuai kemampuan yang optimal, atau untaian kata yang indah dan sempurna yang memuat dorongan melakukan sifat terpuji, ilmu, dan perilaku yang mulia, atau segala sesuatu yang meningkatkan kualitas diri seseorang, semuanya merupakan arti-arti dari kata al-hikmah.
          Ada pendapat lain menyatakan bahwa al-hikmahberarti ilmu dan amal. Oleh karenanya, seseorang tidak akan dapat menyandang gelar Hakim kecuali jika ia telah mengantongi keduanya, yakni ilmu dan amal.
          Ringkasnya, al-hikmah  adalah petunjuk jalan lurus menuju keselamatan dan kebenaran dalam berkeyakinan, bertingkah laku, berucap, dan melangkah, menurut sisi pandang Yang Maha Pencipta, maupun cara pandang manusia. Itulah arti kata al-hikmah secara umum.
          Al-hikmah merupakan buah dari pengetahuan yang luas dan keilmuan yang dalam, kecerdasan serta kesadarn diri yang penuh, penelitian yang menyeluruh dan percobaan yang teruji, pengamatan terhadap keterkaitan antara satu perkara dengan yang lain, dan analogi (qiyas) yang dominan antara suatu hal dengan yang lainnya.
          Al-hikmah juga bisa diperoleh melalui ilham, anugerah, maupun ilmu ladunni. Namun, ini hanya bisa diperoleh merekla yang memiliki qolbu yang suci, bersih, bersinar, dan mulia. Yaitu, hamba Allah yang telah dipilih oleh-Nya untuk mengemban amanah, menyampaikan risalah kepada hamba Allah, yakni para rasul utusan Allah. Atau hamba Allah yang mengikuti jejak-jejak para nabi, meneladani cahaya petunjuk mereka, dan telah merasakan ilmu hakikat serta sir (rahasia). Salah satu diantara mereka adalah Lukman Hakim yang mendapat pujian dari Allah, bahkan namanya diabadikan dalam kitab suci al-Qur’an. Semua itu adalah anugerah agung dari Allahyang diberikan kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya. Bukan hanya itu, bahkan nama Lukman Hakim diabadikan dengan menjadikannya sebagai nama salah satu surat di dalam al-Qur’an.

Semoga sedikit penjelasan ini bermanfaat :)

Dikutip dari “Luqman Hakim Golden Ways, Cara Hidup Smart ala Luqman Hakim”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar