Nah,
sekarang saya ingin bagi tentang nasihat beliau tentang larangan
mempersekutukan Allah….
Check
this out…..
Lukman
merupakan sosok yang istimewa dihadapan Allah. Bebeapa nasihat beliau
diabadikan dalam Al-Qur’an, walaupun hanya beberapa, namun sudah bisa mewakili
bahwa Allah menganjurkan untuk mengikuti dan meneladani dari nasihat-nasihat
Lukman Hakim.
Berikut
ini beberapa nasihat Lukman Hakim yang tertulis dalam Al-Qur’an.
يَبُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللهِ اِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيْمٌ
“Hai putraku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya
mampersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar.” (QS.
Lukman; 13)
Nasihat
ini diberikan Lukman kepada putranya agar tidak menyekutan Allah. Konon, Lukman
memiliki putra bernama Taran, atau Tsaran, atau An’um, atau Masykum,
berdasarkan beberapa pendapat pakar sejarah. Beberapa pakar sejarah menyebutkan
bahwa putra Lukman adalah seorang kafir, sehingga Lukman memberikan nasihat
tersebut kepada putranya agar tidak menyekutukan Allah, hingga akhirnya ia mau
untuk menyembah Allah, memeluk agama suci, dan tidak lagi mempersekutukannya.
Pendapat
lain menyebutkan bahwa putra Lukman bukanlah seorang kafir, ia tidak
mempersekutukan Allah. Nasihat Lukman kepada putranya bertujuan untuk
membentengi putranya agar ia tidak terperosok ke dalam jurang kekufuran, yang
merupakan dosa terbesar dan tak terampuni.
Mengapa
dosa syirik begitu besar? Sebab, syirik berarti mempersamakan Allah Yang Maha
Kuasa, dengan makhluk yang penuh kelemahan dan kekurangan.
Bukankah
hal tersebut merupakan sebuah penghinaan yang sangat buruk atas Allah san Maha
Pencipta?
So,
jangan sampai kita menyekutukan Allah yaa sobat,,,,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar